Asus-A6J-charger Dell-2700-charger Asus-A7MB-charger Asus-ADP-120RH-charger Asus-ET2203T-charger Asus-EXA1203YH-charger Asus-EXA1208CH-charger Asus-F3U-charger alcoenergy.com

Pantangan Penyakit Keputihan Pada Wanita

Pantangan Penyakit Keputihan Pada Wanita

Pantangan Penyakit Keputihan Pada Wanita | Keputihan merupakan istilah awam yang digunakan untuk terjadinya pengeluaran atau produksi cairan vagina yang melebihi normal. cairan vagina akan dikatakan abnormal jika jumlahnya akan melebihi biasanya atau sampai menimbulkan bercak noda pada pakaian dalam, berbau yang tidak enak atau busuk, amis atau asam, konsistensi yang kental, berwarna kekuningan, kehijauan, kecoklatan dapat juga disertai dengan buih, bercak darah atau rasa gatal dan juga perih.

Penyebab keputihan bermacam-macam. Penyebab keputihan pada seorang perempuan yang pernah melakukan hubungan seksual biasanya berbeda denagan penyebab keputihan pada seorang wanita. Penyebab yang mungkin adalah infeksi atau bakteri, jamur, parasit, virus, reaksi iritasi atau alergi terhadap kondom atau cairan pembersih vagina, benda asing misalnya spiral KB/IUD atau bahkan tanda awal dari keganasan atau terutama jika disertai dengan pendarahan.

Mengenai berbahaya atau tidaknya keputihn yaitu tergantung penyebab dari keputihan tersebut. Sedangkan pengaruh makanan terhadap keputihan tidak banyak didukung oleh bukti ilmiah.

pantangan-makanan

Untuk bagi anda yang ingin segera sembuh, hindarilah makanan yang mungkin buruk bagi kesehatan anda apalagi yang sedang dialami sekarang. Berikut  Jenis Makanan Yang Harus Dipantang Bagi Penderita Keputihan :

  1. Hindari gula

Dr Crook menuturkan gula bisa meningkatkan pertumbuhan ragi atau jamur, untuk itu asupan karbohidrat total per hari sebaiknya dibatasi. Sebagai contoh selama 2-3 minggu awal diet, asupan karbohidrat dibatasi kurang dari 60 gram per hari tergantung usia, kondisi kesehatan dan tingkat aktivitas.

Sebagai gantinya tingkatkan makanan seperti daging, ayam, kalkun, sayuran non-tepung, kacang-kacangan. Jika gejala sudah mereda maka secara bertahap kadar karbohidratnya ditingkatkan.

Kandungan gula ini bisa didapat dari berbagai jenis makanan dan minuman seperti minuman soda, cracker, alkohol serta minuman jus yang ditambah dengan gula. Serta buah yang memiliki kandungan glikemik tinggi seperti pisang, jagung manis, anggur.

  1. Hindari makanan yang mengandung ragi

Dalam hal ini termasuk makanan fermentasi seperti roti yang dibuat dengan ragi, keju, pasta tomat, jamur dan bir. Meski begitu belum ada pembatasan untuk jumlah makanan ragi ini.

  1. Hindari mengonsumsi buah-buahan yang sudah dikeringkan

Hal ini karena buah yang dikeringkan mengandung kadar gula fruktosa yang tinggi. Jika ingin konsumsi buah sebaiknya pilih buah dengan kadar gula rendah seperti apel, jeruk, melon dan strawberry.

Dikatakan pula oleh Dokter spesialis obstetric dan ginekologi, dr.Budi Iman Santoso, SpOG (K), ada beberapa jenis buah yang akan menjadi Faktor Pemicu Keputihan jika dikonsumsi secara berlebihan, diantaranya :

  • Nanas
  • Bengkoang
  • Mentimun

Pantangan Penyakit Keputihan Pada Wanita | Itulah beberapa makanan yang harus dihindari bagi yang sedang mengalami keputihan, semoga bermanfaat dan meningkatakan kesadaran kita bahwa ada beberapa jenis makanan yang justru akan menjadikan penyakit keputihan lebih parah lagi jika dikonsumsi, mulai dari sekarang jauhilah Jenis Makanan Penyebab Keputihan demi menjadikan missV and lebih sehat. Dan untuk mengobati keputihan kami rekomendasikan kepada anda untuk mengobati dengan obat herbal Ace Maxs yang terbuat dari perpaduan Kulit Buah Manggis Dan Daun Sirsak mempunyai kandungan luar biasa mampu mengobati penyakit keputihan dengan waktu yang lebih singkat dibanding dengan obat herbal alinnya. Lebih lengkapnya silahkan klik link berikut ini Obat Keputihan Ace Maxs

Pantangan Penyakit Keputihan Pada Wanita

Baca juga :

Pantangan Batuk Karena Alergi

Pantangan Makanan Untuk Penderita Polip Hidung

Pantangan dan Anjuran Makanan Penderita Faringitis

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *